jump to navigation

Andaikan Emak yang berangkat Umrah, pasti aku juga turut Umrah 12/11/2009

Posted by Mora H. Ritonga in Agama, Curhat.
Tags: , , ,
9 comments

Hadiah Umrah
Cerita ini saya mulai dengan kisah hidup saya sebagai (termasuk) seorang anak kebanggaan emak saya. Saya adalah seorang anak desa yang dulunya niat merantau dari kampung karena ketidaktersediaan dana namun tetap niat untuk sekolah. Hamdalah akhirnya diwisuda pada tanggal 21 Februari 2009 dari salah satu perguruan tinggi kedinasan, Sekolah Tinggi Sandi Negara – Bogor. Mahasiswa lulusan Sekolah Tinggi Sandi Negara setelah lulus langsung dipekerjakan menjadi pegawai pada lembaga Sandi Negara. Setelah di-wisuda, saya tinggal bersama dua orang teman Fajar dan Decky, dengan maksud agar biaya kost-an lebih murah dan juga dekat dengan kantor tempat kami bekerja, di depan kantor, Ragunan, Jakarta Selatan.
masjidil-haram
Kehidupan kami sangat sederhana sebagai anak kost, beli lauk saja (masak nasi sendiri), bahkan kadang makan hanya dengan telor dan kecap. Saya sendiri bahkan minjem uang untuk biaya ngontrak rumah tersebut. Karena tidak bisa mengharapkan bantuan finansial dari rumah. Untungnya adalah bahwa kami langsung dipekerjakan di kantor Lembaga Sandi Negara, dengan status PNS.

Dalam permulaan bekerja di kantor itu, ada Kegiatan Maulid Nabi yang diadakan oleh pengurus FUI (Forum Ukhuwah Islamiyah) kantor, yang bertepatan dengan perpisahan kepala kantor yang lama dengan yang baru. Dalam acara Maulid-an tersebut, di akhir acara sebelum do’a, panitia meminta kepala kantor yang lama untuk memberikan sambutan. (more…)

Mom, Thanks.. 24/02/2009

Posted by Mora H. Ritonga in Curhat.
Tags:
add a comment
Marince Pasaribu and Mora Hertanto Ritonga, S.ST

Marince Pasaribu and Mora Hertanto Ritonga, S.ST, Sekolah Tinggi Sandi Negara, Bogor, 18 Februari 2009

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.